Text
SKRIPSI - IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AHKLAK DENGAN METODE KETELADANAN DI PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH ASSALAM KAJEN PEKALONGAN
ABSTRAK
Moh Tobin, 2021, Implementasi Pendidikan Akhlak dengan Metode Keteladanan di Pondok Pesantren Muhammadiyah AssalamKajen Pekalongan
Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Ajaran Islam meliputi seluruh aspek kehidupan Ajaran pokok Islam yaitu aqidah, syariah dan akhlak Agar umat terbimbing akhlaknya diperlukan pendidikan akhlak Dan dalam pendidikan akhlak sungguh diperlukan keteladanan dari para pendidik Komitmen kuat dan pengurus dan para ustadz di Pondok Pesantren. Muhammadiyah Assalam Kajen Pekalongan untuk mengimplementasikan Pendidikan Akhlak patut diapresiasi Dengan metode keteladanan pendidikan akhlak tersebut diimplementasikan
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif yang menghasilkan data deskriptif berbentuk tulisan tentang penstiwa implementasi pendidikan akhlak dengan metode keteladanan Penelitian im diharapkan dapat mengetahui implementasi pendidikan akhlak dengan metode keteladanan dalam situasi dan kondisi yang masih dianggap pandemi serta dapat mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat mengimplementasikannya
Hasil penelitian ini yaitu terkait ibadah, ustadz memberikan keteladanan dalam shalat tahajud, shalat fardu di awal waktu dan shalat rawatibnya, membaca al-Qur'an, puasa senin dan kamis, serta berwudu sebelum tidur malam dan mengulang bacaan Terkait semangat menuntut ilmu, ustadz memberikan keteladanan rajin membaca dan memahami al-Qur'an al-Hadits, rajin membaca buku, dan memperhatikan dengan seksama ketika ada penyampaian ilmu dan siapapun Terkait kejujuran, ustadz menunjukkan keteladanan saat berucap bersikap, dan bertindak di depan para santri dilakukan dengan kejujuran Terkait kedisiplinan, ustadz memberi keteladanan diantaranya disiplin sudah di tempat shalat tahajud seseuai waktu, disiplin sudah di tempat majelis ilmu sesuai waktu dll Terkait kehidupan sosial dan pergaulan, ustadz memben keteladanan saling kerjasama sesama ustadz, saling membantu sesama ustadz, saling menghorman sesama ustadz, memberi apresiasi kepada santri walau dengan ucapan, dan memberi perhatian "khusus" kepada santri yang bermasalah
Faktor Pendukung implementasi pendidikan akhlak tersebut yaitu: 1 Secara umum orang tua santri merupakan orang yang memahami pentingnya kerja sama yang nyata dalam pendidikan akhlak anak, 2) Pengurus memiliki komitmen kuat dalam pendidikan akhlak, 3) Ustadz pondok pesantren sabar dan telaten Dan Faktor Penghambatnya yaitu: 1) Minimnya honor para ustadz. 2) Ustadz dan santri belum mengonsumsi suplemen makanan/minuman yang berefek positit terhadap imunitas tubuh dan kecerdaskan otak, 3) Ada santri yang kadang nakal dan berefek negatif untuk santri lainnya.
Kata Kunci : Pendidikan Akhlak, Metode Keteladanan
| PS0097REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain