Text
SKRIPSI - STUDI KOMPARATIF PENDIDIKAN AKHLAK KH. AHMAD DAHLAN DAN KH. HASYIM ASY'ARI SERTA RELEVANSINYA DI ERA MILENIAL
ABSTRAK
Anang Ma'ruf Fani Risyanto, 2020, Studi Komparatif Pemikiran Pendidikan Akhlak KH. Alumad Dahlan dan KH. Hasyim Asy'ari serta
Relevansinya di Era Milenial Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STTT) Pemalang
Berkembangnya dunia ternyata turut berdampak pada manusia semua generasi. Kasus-kasus melencengnya moralitas telah banyak terjadi di Indonesia ini, Baik tindakan anarkis, brutal, pemerkosaan dan lain sebagainya. Ternyata hal itu juga berdampak pada dunia pendidikan hingga saat ini, dimana generasi muda tidak memiliki akhlak yang baik. Padahal, Agama Islam sendiri banyak menyinggung persoalan-persoalan yang dapat menjadi pemecah masalah dunia pendidikan di Indonesia. Banyak sekali tokoh pendidikan muslim yang merumuskan sebuah nasihat untuk dapat kita ambil teladan, baik tokoh muslim yang ada di Indonesia dan yang ada diluar Indonesia. Berpandangan dari hal tersebut, pendidikan akhlak merupakan hal yang harus ditarik kembali untuk menjadi pemecah masalah melencengnya moral bangsa. Sudah sepatutnya kita menghayati, memaknai, melaksanakan konsep dari ajaran-ajaran leluhur kita Terkait pendidikan akhlak itu sendiri, sudah tidak asing bahwa ada dua tokoh. muslim yang paling berpengaruh di Indonesia. Yang pertama adalah KH. Ahmad Dahlan sebagai pendiri Organisasi Muhammadiyah, dan KH. Hasyim Asy'ari sebagai pendiri Organisasi Nahdlatul Ulama Beranjak dari keadaan pendidikan di zaman modernitas ini, maka peneliti mengangkat sebuah tinjauan kembali pada pemikiran KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy'ari dalam Pendidikan
Akhlak Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian library research yang pada prosesnya yaitu mengumpulkan, menelaah, dan mengkaji data, dengan sebuah pendekatan historis (latar sejarah) dan filosofis (penggalian makna) dimana peneliti akan mengkomparasikan pandangan tentang pendidikan akhlak KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy'ari sebagai bahan tinjauan relevan atau tidaknya di era milenial ini untuk semua kalangan.
Hasil dari penelitian tersebut banyak kesamaan pemikiran. KH. Ahmad Dahlan berpandangan bahwa pendidikan akhlak merupakan unsur paling penting dalam kehidupan, disisi lain KH. Hasyim Asy'ari juga berpandangan bahwa pendidikan akhlak merupakan unsur paling utama dalam kesempurnaan bertauhid, beriman, dan bersyariat. Melihat tujuan pendidikan secara nasional Undang undang Sitem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 yang sama dengan pemikiran kedua tokoh tersebut, maka dapat peneliti sampaikan bahwa pendidikan akhlak dalam pemikiran KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy'ari sangatlah relevan apabila diterapkan di Era Milenial yang sangat berkembang modernisasi disemua keadaan.
Kata Kunci : Pemikiran Pendidikan Akhlak KH Ahmad Dahlan. Pemikiran Pendidikan Akhlak KH.Hasyim Asy'ari. Relevansinya di Era Milenial
| PS0115REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain