Text
SKRIPSI - POLA PEMBINAAN KEGIATAN KEAGAMAAN REMAJA DI DESA KANDAS COMAL PEMALANG
POLA PEMBINAAN KEGIATAN KEAGAMAAN REMAJA DI DESA KANDANG COMAL PEMALANG
MUSTIFA LUTFIANI ABSTRAK
Pada masa remaja seseorang mengalami goncangan batin yang menyebabkan mudah terkena pengaruh yang tidak baik, pergaulan tanpa batas dikalangan remaja yang semakin meluas, hal ini merupakan goncangan kultural yang mengancam generasi muda dan generasi bangsa. Untuk itu pola pembinaan kegiatan keagamaan remaja sangat perlu untuk di prioritaskan dan bukanlah menjadi tanggung jawab figur sentralistik, namun pembinaan kegiatan keagamaan membutuhkan sebuah kerjasama yang baik dari seluruh komponen masyarakat remaja
Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini antara lain (1) Bagaimana Pola Pembinaan Kegiatan Keagamaan Remaja di Desa Kandang Comal Pemalang, dan (2) Apa saja faktor yang dapat menunjang dan menghambat pola pembinaan kegiatan keagamaan remaja di desa kandang comal pemalang, dan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pola Pembinaan Kegiatan Keagamaan Remaja di Desa Kandang Comal Pemalang dan untuk mengeksplorasi faktor-faktor apa saja yang menghambat dan menunjang pola pembinaan kegiatan keagamaan remaja di desa Kandang Comal Pemalang. Sedangkan kegunaan hasil penelitian ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran bagi orangtua dan tokoh masyarakat dalam membina kegiatan keagamaan remaja, sehingga remaja tidak terjerumus kepada hal-hal yang negative.
Pendekatan yang dipakai oleh penulis adalah pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder Kemudian dalam pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pembinaan kegiatan keagamaan remaja di desa Kandang meliputi pembinaan di rumah dan pembinaan di masyarakat, metode yang digunakan yaitu metode nasihat, pembiasaan, teladan, teguran, hukuman, menciptakan suasana harmonis dalam rumah, metode ceramah, metode targhib tarhib, metode hafalan, metode mau'idzoh, metode tanya jawab, dan metode kisah. Sedangkan materi yang digunakan dalam pembinaan di rumah tidak terkonsep seperti di masyarakat, antara lain: Akhlaq, Fiqih, Bahasa Arab, Aqidah, Hadits, Tareh Islam, Al-Qur'an, Kitab Sholawat
Sedangkan faktor-faktor yang menghambat serta menunjang pembinaan moral remaja ada 2 yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi Pola pikir remaja yang salah, Hereditas (keturunan), Kesadaran pribadi dan faktor eksternal pendidikan dari orangtua, Teman sebaya, Kesibukan orangtua, Pengaruh buku bacaan dan film baik buku maupun situs online.
Kata Kunci: Pembinaan Kegiatan Keagamaan Remaja.
| PS0647REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain