Text
SKRIPSI - PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI AKHLAK BERPERILAKU TERPUJI MELALUI METODE EXAMPLE DAN NON EXAMPLE PADA SISWA KELAS XI SMA DIPONEGORO PETARUKAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2013/2014
ABSTRAK
Yulis Malyaning Riski Nim 3100013, 2014 Penilitian Tindakan Kelas, Program Studi Pendidikan Agama Islam. Sekolah Tinggi ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang. Pembimbing, Rini Afiyati, M.Pd NIK 14000024, Ridwan, S.Th.I.. M.Si. NIK 14000094 Penelitian ini berjudul: "Peningkatan Hasil Belajar Materi Akhlaq Berperilaku Terpuji Melalui Metode Example Non Example Pada Siswa Kelas XI SMA Diponegoro Petarukan Semester 2 Tahun Pelajaran 2013/2014." Kata Kunci: Hasil Belajar, Peningkatan, model Example Non Example.
Mempunyai permasalahan tentang kesulitan siswa dalam menguasi konsep dan mengambil ksimpulan akhir pada mata pelajaran tertentu, termasuk agama Kelemahan lain adanya terlalu banyak tugas yang diemban siswa dalam belajar tanpa ada bimbingan, control dan sistem mencatat yang tak pernah surut sehingga
menimbulkan adanya nilai kurang dari KKM sekolah. Melalui Model pembelajaran Example Non Example pada siswa dapat menemukan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil sampai 84% % dengan cara menunmbulkan rasa tanggung jawab terhadap materi yang dipelajari. Langkah-langkah yang ditempuh dalam pembelajaran ini antara lain: 1)menentukan pasangan kelompok, satu sebagai penanya satu sebagai penjawab. 2)guru memberikan selembaran kertas yang berisi pertanyaan dan jawaban. Secara terpisah berlaku saat pembelajaran berlangsung. 3) membuat catatan rangkuman dan ringkasan materi mandiri dalam pembelajaran proses pbelajaran terakhir.
Metode penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dengan siswa sebagai obyek penelitian dan sumber penelitian, dengan perhitungan analisa deskritf analisis yang dijabarkan dengan menggunakan pola penelitian kualitatif. Hasil dari pembelajaran dengan model pembelajaran Example Non Example dapat meningkatkan pencapaian hasil belajar pada materi Menghargai Karya Orang Lain, secara signifikan naik bila dibandingkan dengan hasil penilaian pembelajaran pra siklus. Bukti keberhasilan dari hasil pembelajaran ini dapat dijelaskan sebagaimana berikut: hasil nilai evaluasi siklus I-kategori sangat baik pada posisi nilai. Berurut-urut: A (93.33), B (80), C ( 85 ), dan D ( 88 ) dengan rata-rata perolchan nilai akhir mencapai 86.66. jadi pencapaian proses pembelajaran sudah sangat baik dan hasilnyapun sangat memuaskan. yang sudah tuntas 76%, yang belum tuntas 24%. Tugas diskusi siswa, penilaian tertulis dan pengamatan (hasil observasi) 86.66%, yang berhasil tuntas 88%, yang belum tuntas 12%. Hasil penilaian siswa dalam pembelajaran (tugas dan evaluasi) 89%. yang tuntas 84%, yang belum tuntas 16%. Perolehan rata-rata pada siklus I mencapai 87.94%, yang tuntas 83%, yang belum tuntas 17%.
Siklus II, Keaktivan siswa merespon pembelajaran meningkat menjadi 96,32 berarti naik sekitar 8,16% daripada siklus I (88.16%), dari hasil tersebut dinyatakan TUNTAS (BERHASIL), Tugas Individu siswa dengan evaluasi tentang materi "menghargai karya orang lain (hasil observasi) 100% berhasil dengan baik, berarti meningkat mencapai 13,34%, dari hasil nilai evaluasi pada siklus I (86.66%), semua tuntas 100%.
| PS0696REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain