Text
SKRIPSI - PENINGKATAN KETERAMPILAN PELAKSANAAN TATA CARA WHUDU PADA MATA PELAJARAN FIQIH MELALUI METODE DEMONTRATION PADA KELAS I MI MA'ARIF NU 2 JINGKANG KEC. KARANG JAMBUH PURBALINGGA SEMERSTER II TAHUN PELAJARAN 2013/2014
ABSTRAK
Anjar Afif Kurniati, 3120080, 2014 Penilitian Tindakan Kelas, Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang. Pembimbing, Wahyudin, M.Pd, NIK. 14000078. Drs. Ahmad Hamid, M.Pd NIK. 14000013. Penelitian ini berjudul: "Peningkatan Keterampilan Pelaksanaan Tata Cara Wudhu Pada Mata Pelajaran Fiqih Melalui Metode Demontration Pada Kelas 1 MI Ma'arif NU 2 Jingkang Kec. Karang Jambu Purbalingga Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014," Kata kunci: Belajar, Metode Demontration, Keterampilan, hasil belajar.
Kelemahan siswa dalam mengatasi penguasaan materi tentang tata cara pelaksanaan wudhu disebabkan adanya sistem pembelajaran yang konvensional. Peningkatan tujuan pembelajaran belum tercapai optimal dan maksimal. Adanya pembelajaran yang abstrak, monoton dan pragmatis. Hal ini bisa dipengaruhi oleh guru atau siswa itu sendiri. Dengan mengajak, merangsang dan memberi kesempatan kepada siswa untuk ikut serta menggunakan "belajar melakukan", belajar melakukan dalam kelompok, akan membawa siswa pada suasana belajar yang sesungguhnya bukan pada suasana diajar saja. Kendala yang terjadi dalam bentuk hasil belajar lainnya. Melalui materi yaitu: Mempraktekkan Tata Cara Wudhu, Melafalkan Niat Wudhu, Mendemonstrasikan Cara Berwudhu, dan Menghafalkan Doa Sesudah Wudlu yang dilakukan dengan praktek menirukan secara kontinyu berkesinambungan melalui bimbingan guru bertujuan dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
Metode penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dengan siswa sebagai obyek penelitian dan sumber penelitian, dengan perhitungan analisa deskritif analisis yang dijabarkan dengan menggunakan pola penelitian kualitatif. Penerapan metode ini dapat menggali cara belajar siswa baik secara belajar berkelompok di kelas maupun belajar secara skill individu.
Penelitian Tindakan Kelas (Action Research) ini direncanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi dan dengan pelaksanaan dua kali pertemuan setiap siklus. Penelitian ini dilakukan secara kolaborasi partisipasif antara peneliti dan kepala Madrasah sebagai observernya. Hasil masing-masing siklus akan dianalisis melalui data hasil pengamatan.
Dalam Penelitian Tindakan Kelas (Action Research) ini terbukti dengan hasil yang diraih siswa pada pencapaian nilai rata-rata akhir di atas KKM yang ditentukan dengan ketuntasan yaitu 75. Hasil tuntas siswa meningkat ini terjadi dengan adanya perubahan pola belajar dengan menggunakan media yang ada. Dari proses awal penelitian sampai proses pembelajaran dapat mencapai kemampuan standar kompetensi siswa baik secara individu maupun kelompok. Ketuntasan hasil belajar siswa secara keseluruhan (100%) dapat dipertanggung jawabkan pada madrasah dengan melihat data-data Tata Cara Wudhu pada siswa. kelas 1 di MI Ma'arif NU 2 Jingkang Kecamatan Karang Jambu Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2014 yang diajarkan dengan metode ini sebelumnya. Kenaikan hasil belajar siswa dapat mencapai 100% pada siklus II.
| PS0878REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain