Text
SKRIPSI - PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR'AN SURAT AL KAFIRUN MELALUI METODE ATTIKROR PADA SANTRI MADRASAH DINIYAH AWALIYAH SABILUL HUDA KENDALSARI KEC. PETARUKAN KAB. PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012
ABSTRAK
Fatichah, 2012, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang, Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Surat Al-Kafirun Melalui Metode Attikror Pada Santri Madrasah Diniyah Awaliyah Sabilul Huda Kendalsari Petarukan Pemalang Skripsi, STIT Pemalang Kata Kunci Peningkatan, Kemampuan Membaca Al-Qur'an, Surat Al-Kafirun, Metode Attikror, Madrasah Diniyah Awaliyah Sabilul Huda Kendalsari Kec Petarukan Kab Pemalang Tahun Pelajaran 2011/2012
Penelitian ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian hasil belajar membaca Al-Qur'an santri yang masih rendah Rendahnya hasil belajar santri dikarenakan karena kebanyakan santri masih kurang bisa melafadhkan makhorijul huruf dengan benar dan kurang bisa membaca Al-Qur'an sesuai hukum bacaan: tajwid Hal ini dapat dilihat dari hasil aktifitas rata-rata nilai santri 72,30, hasil tes lisan santri 67,94 dan hasil tes nilai tertulis santri 64,12 Selain itu, guru yang belum menguasai materi juga akan membuat hasil belajar santri rendah atau bahkan semakin menurun Metode yang digunakan guru pun masih sangat sederhana dan tidak variatif Guru lebih condong menggunakan metode ceramah dan tanya jawab tanpa divariasikan dengan metode pembelajaran lain yang. Maka dari itu, kreatifitas dan kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran perlu diperbaharui dengan menggunakan metode yang tepat dan menyenangkan Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus Kegiatan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi Untuk meningkatkan kemampuan membaca QS Al-Kafirun pada santri MDA Sabilul Huda yang dilaksanakan kelas III dengan menerapkan metode Attikror.
Metode Attikror berupaya mengasah kemampuan membaca Al-Qur'an santri dengan mengulang bacaan Al-Qur'an sampai dapat membaca dengan baik dan benar Pada kondisi pra siklus, kemampuan membaca santri rendah Hal ini dapat dilihat dari jumlah santri belum tuntas belajar baik tes lisan maupun tes tertulis yaitu ada 6 santri belum tuntas dari 17 santri dan rata-rata hasil nilai tes lisan santri 67,94 sedangkan rata-rata nilai tes tertulis santri hanya 64,12 Setelah dilaksanakan siklus I dan siklus II kemampuan membaca santri meningkat Peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an santri dapat dilihat melalui rata rata nilai tes lisan yang meningkat dari 67,94 pada pra siklus menjadi 74,05 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 83,12 pada siklus II. Rata-rata nilai tes tertulis santri yang meningkat dari 64,12 pada pra siklus menjadi 76,47 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 84,71 pada siklus II Dan jumlah santri tuntas belajar juga meningkat dari 11 santri tuntas belajar tes lisan dan tertulis pra siklus meningkat menjadi 15 santri tuntas untuk tes lisan dan 12 santri tuntas untuk tes tertulis pada siklus I kemudian secara signifikan pada siklus II semua santri dapat tuntas belajar Dari hasil pelaksanaan PTK baik pada siklus I maupun siklus II dapat disimpulkan bahwa metode Attikror dapat meningkatkan kemampuan membaca santri MDA Sabilul Huda tahun pelajaran 2011/2012
| PS0903REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain