Text
SKRIPSI - STUDI PEMBELAJARAN PAI PADA ANAK USIA DINI DI PAUD AZZAHRA MAJALANGU WATUKUMPUL PEMALANG
ABSTRAK
MUSHOFAH, NIM. 3070040. Studi Pembelajaran PAI Pada Anak Usia Dini Di PAUD A: Zahra Majalangu Watukumpul Pemalang, STTT Pemalang 2009.
Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah pusat pengembangan kepribadian anak (child development centre), yang mana anak didik diberikan memberikan kesempatan untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani serta mengembangkan bakat-bakatnya secara optimal sesuai dengan nilai nilai pembelajaran dalam pendidikan agama Islam (PAI).
Rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana pelaksanaan pendidikan agama Islam di PAUD Az Zahra Majalangu Watukumpul dalam membentuk insan yang bertakwa kepada Allah SWT; 2. Bagaimana pentingnya upaya pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak usia dini di PAUD Az Zahra Majalangu Watukumpul; 3. Apa faktor - factor penghambat dan upaya pemecahannya dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak usia dini di PAUD Az-Zahra Majalangu Watukumpul.
Populasi penelitian bertujuan 1. Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pendidikan agama Islam di PAUD Az-Zahra Majalangu Watukumpul; 2. Untuk mengetahui bagaimana pentingnya upaya pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak usia dini di PAUD Az Zahra Majalangu Watukumpul; 3. Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak usia dini di PAUD Az-Zahra Majalangu Watukumpul.
Di dalam penelitian ini, menggunakan metode pengumpulan data antara lain metode observasi, metode wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif, yaitu penelitian yang bermaksud untuk membuat diskripsi mengenai situasi - situasi atau kejadian kejadian dalam proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan betapa pentingnya pendidikan agama Islam untuk diberikan pada anak usia dini, karena pada masa ini merupakan usia yang tepat dan mendasar sekali untuk mendapatkan bimbingan keagamaan yang dapat diberikan dalam bentuk formal maupun non formal. Sedangkan bagi pendidik perlu sekali metode yang tepat di dalam menyampaikan materi pembelajaran pendidikan agama Islam agar dapat diterima dengan baik oleh peserta didik. Adapun metode tersebut adalah keteladanan, bernyanyi, bermain, pengawasan dan pembiasaan, bercerita, dan metode materi. Hal tersebut harus ditingkatkan lagi terutama semua komponen yang ada seperti masyarakat, pendidik, anak didik, dan pengelola kelompok bermain agar pelaksanaannya lebih maksimal lagi. Kesimpulan, 1. Pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam di kelompok bermain (KB) Az-Zahra Majalangu Watukumpul Pemalang dikategorikan baik, Karena di dalam penyampaiannya menggunakan beberapa metode yang disenangi oleh peserta didik, salah satu contoh penggunaan metode cerita dalam menyampaikan materi tentang kebesaran Allah Swt sambil bermain; 2. Pemberian ilmu pengetahuan atau pendidikan tentang keberagamaan pada anak usia dini (PAUD) merupakan tepat sekali bagi anak dibimbing dengan ilmu keberagamaan atau ilmu pendidikan agama Islam, sehingga kelak dewasa perilaku dalam kehidupan sehari-hari berjalan sesuai dengan norma-norma agama islam dan orang yang bertakwa ke pada Allah SWT yang berguna bagi nusa dan bansa serta agama; 3. Upaya-upaya pemecahan yang telah dilakukan oleh kelompok bermain play group Az Zahra secara maksimal sesuai dengan kemampuan pengelola kelompok bermain (KB) / Play group, seperti sarana pra sarana perlu ditingkatkan lagi, tingkat kesadaran masyarakat masih kurang dengan cara memberikan solusi betapa pentingnya pemberian pendidikan agama islam sejak anak usia dini.
| PS1092REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain