Text
SKRIPSI - PENERAPAN METODE RESITASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL SURAH AL-KAUTSAR PADA SISWA KELAS IV SD SALAFIYAH RANDUDONGKAL KECAMATAN RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012
ABSTRAK
Almildah. NIM 3100349 Penerapan Metode Resitas Meningkatkan. Kemampuan Menghafal Surah Al-Kautsar Pada Kelas IV Sekolah Salafiyah Randudongkal Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang Tahun. Pelajaran 2011/2012
Dalam upaya untuk merealisasikan pelaksanaan Pendidikan Agama Islam guru dituntut untuk menguasai pengetahuan yang memadai dan teknik-teknik mengajar yang baik agar ia mampu menciptakan suasana pengajaran yang efektif dan elisien. Pada waktu pembelajaran berlangsung, guru cenderung monoton menerangkan di depan kelas, sehingga proses belajar mengajar tidak kondusif dan motivasi belajar siswa menjadi berkurang. Pembelajaran tradisional yang cenderung menghafal, dapat mengakibatkan siswa kurang bisa memahami kegunaan dan manfaat dari apa yang telah dipelajarinya. Salah satu solusi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa agar siswa dapat termotivasi dalam kegiatan belajar mengajar
yakni dengan menerapkan metode pembelajaran resitast Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian metode pembelajaran resitasi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kompetensi dasar membaca dan menghafal surah al-Kautsar dengan lancar di Sekolah Dasar Salafiyah Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK), Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi dan wawancara. Adapun tahapan penelitian ini berupa siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dan dilaksanakan dalam dua siklus.
Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan metode pembelajaran resitasi dapat meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran akhlaq terpuji hormat dan santun kepada guru pada siswa kelas IV Sekolah Dasar salafiyah Randudongkal.Hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa prestasi mengalami peningkatan. Pada pra siklus hasil evaluasi sangat rendah terbukti dari 19 siswa yang mengikuti evaluasi. pembelajaran hanya ada 9 siswa atau 47,37 % yang mendapat nilai 70 ke atas atau. tuntas belajar. Sedangkan 10 siswa atau 52,63% belum mencapai nilai ketuntasan. Pada siklus I mengalami peningkatan hasil belajar yang berpengaruh juga pada naiknya angka ketuntasan belajar siswa. Dari 19 siswa yang mengikuti evaluasi pembelajaran siklus 1, ada 13 siswa atau 68,43% siswa yang mendapat nilai 70 ke atas atau tuntas belajar. Sedangkan 6 atau 31,57% siswa lainnya belum mencapai nilai ketuntasan. Pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar yang berpengaruh juga pada naiknya angka ketuntasan belajar siswa. Dari 19 siswa yang mengikuti evaluasi pembelajaran siklus 11, ada 18 atau 94,73% siswa yang mendapat nilai 70 ke atas atau tuntas belajar Sedangkan 1 atau 5,27% siswa lainnya belum mencapai nilai ketuntasan. Walaupun prosentase ketuntasannya tidak 100%, akan tetapi pembelajaran sudah dapat berhasil sebab ketuntasannya sudah di atas ketuntasan klasikal yaitu 75%.
Kata Kunci: metode pembelajaran resitasi, proses belajar.
| PS1117REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain