Text
SKRIPSI - PENGGUNAAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG IBADAH PUASA RAMADHAN PADA SISWA KELAS V SDN 1 BLENDUNG ULUJAMI PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012
ABSTRAK
Ida Zubaedah / NIM 3100427: Penggunaan Metode Problem Solving Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Ibadah Puasa Ramadhan Pada Siswa Kelas V SDN 1 Blendung Ulujami Pemalang Tahun Pelajaran 2011-2012
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas, Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Dalam penelitian ini mengunakan bentuk guru sebagai peneliti, dimana sangat berperan sekali dalam proses penelitian tindakan kelas. Dalam bentuk ini, tujuan utama penelitian kelas ialah untuk meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas. Dalam kegiatan ini, guru terlibat kangsung secara pebuh dalam proses perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Kehadiran pihak lain dalam penelitian ini perananya tidak dominan dan sangat kecil.
Dalam penelitian penulis menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Istilah dalam bahasa inggris adalah classroom action research (CAR) pada proses pembelajaran. Penelitian tindakan kelas merupakan suatu bentuk investigasi yang bersifat reflektif, partsipasif, kolaboratif, dan spiral, yang memiliki tujuan untuk melakukan perbaikan sistem, metode kerja, proses, isi, kompetensi, dan situasi. Model penelitian tindakan kelas secara garis besar terdapat empat tahapan yang lazim dilalui, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada siswa Penguasaan materi PAI siswa kelas V SDN I Blendung Ulujami Pemalang Tahun Pelajaran 2011 2012 belum semuanya dapat dikatakan tuntas. Hal ini dapat diketahui dari hasil tes awal sebelum dilaksanakan tindakan kelas yaitu dengan penerapan metode problem solving. Dari data di kelas siswa yang tuntas hanya 26 siswa atau 54,00) % sedangkan yang belum tuntas sebanyak 20 siswa atau 46,00%. Berdasarkan data tersebut maka perlu diadakan tindakan perbaikan.
Pelaksanaan penerapan metode problem solving dalam setiap pembelajaran dapat mempengarui motivasi atau semangat dalam pembelajaran, sehingga dari motivasi tersebut dapat tercipta peningkatan hasil belajar yang signifikan. Hal itu dapat dilihat dari hasil ulangan pada setiap siklus yang menunjukan peningkatan antara pra siklus dengan rata-rata nilai 62 meningkat menjadi 66 pada siklus pertama dan pada siklus kedua meningkat kembali dengan rata-rata nilai 72, dan pada siklus ketiga meningkat menjadi 82,2.
ada peningkatan segnifikan sebagaimana data dari siklus I dapat di lihat ada peningkatan mulai dari sebelum di terapkanya metode pembelajaran nilai rata-rata kelas pada pra siklus adalah 62 meningkat menjadi 66, kemudian meningkat lagi. pada siklus 11.yang pada awalnya pada siklus II rata-rata nilei sebesar 66 naik menjadi 72, kemudian kenaikan terjadi lagi pada siklus ke lil sebagaimana dari siklus II rata-rata kelas sebesar 72 naik menjadi 82,2. Hal tersebut menggambarkan bahwa terjadinya perubahan dalan segi semangat atau motivasi dalam pembelajaran
| PS1167REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain