Text
SKRIPSI - PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN SHALAT PADA SISWA KELAS SEMESTER KEBAGUSAN KECAMATAN AMPELGADING KABUPATEN PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012
ABSTRAK
Nur Rohman, "Penerapan Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Keterampilan Shalat pada Siswa Kelas III Semester II SDN 03 Kebagusan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang Tahun Pelajaran 2011/2012"
Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Peningkatan Keterampilan Shalat
Shalat merupakan rukun islam yang kedua. Sebagai umat islam yang taat diwajibkan untuk melaksanakan shalat lima waktu. Dalam melaksanakan kita harus melakukannya sesuai tuntunan nabi Muhammad SAW. Setiap gerakan shalat memiliki bacaan tertentu, shalat yang benar adalah shalat yang serasi antara gerakan dan bacaannya. Seorang guru harus mempunyai kemampuan untuk dapat menciptakan suatu kegiatan belajar mengajar menuju tercapainya hasil belajar secara optimal. Oleh karena itu seorang guru harus mempunyai wawasan yang luas tentang pemilihan strategi belajar mengajar, sehingga lebih mudah dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Berdasarkan hal tersebut, maka secara umum permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini yaitu, apakah melalui penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan keterampilan shalat siswa kelas III SDN 03 Kebagusan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang? Secara umum penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan shalat siswa kelas III SDN 03 Kebagusan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, Teknik-teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan diskusi dengan teman sejawat. Tehnik analisis data yang bersifat kualitatif yang terdiri dari hasil observasi dan dokumentasi dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan data yang berupa angka atau data kuantitatif dianalisis dengan cara menghitung prosentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan keterampilan shalat siswa kelas III SDN 03 Kebagusan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang.
Hal itu ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosentase ketuntasan hasil belajar siswa pada tiap siklusnya. Pada siklus I pencapaian prosentase ketuntasan belajar meningkat sebesar 30,55% yaitu dari 30,56% menjadi 61,11%. Sedangkan pada siklus II, peningkatan prosentase ketuntasan belajar siswa sebesar 25% Yaitu dari 61,11% menjadi 86,11%. Selain peningkatan hasil belajar, minat dan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran juga mengalami kenaikan. Prosentase minat siswa dalam pembelajaran meningkat sebesar 25% dari 50% menjadi 75%. Sedangkan peningkatan prosentase keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran sebesar 33,33% yakni dari 50% menjadi 83,33%.
| PS1233REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain