Text
SKRIPSI - PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI HUKUM BACAAN SURAT AL-BAQARAH 124-126 PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 9 KENDALSARI PETARUKAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PRACTICE-REHERSAL PAIRS TAHUN 2011/2012
ABSTRAK
Nama ARIFIN :3090037 NIM Judul Skripsi:" Peningkatan Kemampuan Memahami Hukum Bacaan Surat Al Baqarah 124-126 Pada Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 9 Kendalsari Petarukan Melalui Model Pembelajaran Practice Rehersal Pairs Tahun 2011/2012. "
Kurang terbiasanya belajar membaca Al-Qur'an dengan terjemah, juga karena hanya menekankan belajar membaca cepat dan benar. Siswa-siswi SMP Muhammadiyah 9 Kendalsari Petarukan sangat lemah dalam memahami bentuk huruf-huruf tulis Al-Qur'an apalagi terjemahannya. Satu kelemahan pendidikant lanjutan berikutnya pada sekolah umum adalah palajaran agama dua jam per minggu, sehingga perlu adanya pembinaan yang mendasar sebagai bekal dan modal beragama di lingkungan masyarakat. Untuk mengetahui pembelajaran Al Qur'an surat Al-Baqarah 124-126 di SMP Muhammadiyah 9 Kendalsari Petarukan dengan Model Pembelajaran Practice-Rehersal Pairs.
Munculnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilatar belakangi oleh banyaknya penelitian yang dilakukan oleh para peneliti yang tidak berhubungan langsung dengan subyek penelitian. Hasilnya berdampak pada kebijakan yang kebanyakan berlaku umum, namun acapkali tidak secara langsung sesuai dengan kebutuhan pada setiap interaksi belajar mengajar yang sifatnya khas dan setempat. Disamping itu hasil penelitian yang dlakukan oleh peneliti pada umumnya tidak langsung diterapkan di lapangan. Penelitian Tindakan Kelas (Action Research) mempunyai ciri khas yaitu adanya system siklus. Siklus merupakan tahapan tahapan dalam melakukan tindakan penelitian. Pada siklus awal peneliti mengidentifikasi masalah yang ada pada siswa baik tentang hasil belajar maupun kelemahan dalam mencapai target KKM.
Penelitian ini direncanakan dalam tiga siklus. Masing-masing siklus dengan tahapan: perencanaan; pelaksanaan tindakan; pengamatan; dan reflekasi. Penelitian ini dilakukan secara kolaborasi partisipasif antara guru mapel sebagai peneliti dan guru teman sejawat sebagai mitra kolaborator. Secara jelas dapat PTK ini dapat mengubah pola pembelajaran lama yang tidak mengaktifkan siswa baik dari sisi cara berfikir siswa maupun kreatifitas komunikatif sosial menjadi pembelajaran yang kooperatif dan menyenangkan siswa.
Perolehan nilai hasil belajar yang didapat secara optimal naik yaitu mencapai 89,24 dari hasil rata-rata nilai uji kompetensi akhir siklus III, yang sebelumnya hanya mencapai nilai rata-rata kelas 60 hasil ulangan harian. Ketuntasan siswa pada pembelajaran sebelumnya hanya mencapai 60%, setelah melalui proses pembelajaran dengan metode Practice-Rehersal Pairs siswa dapat mencapai ketuntasan KKM-nya 90%. Melihat hasil angket siswa pada pembelajaran ini siswa menyatakan respon terhadap pembelajaran mencapai 87,49%, siswa tertarik terhadap kerja sama kelompok mencapai 91,66% sehingga aktifitasnya dapat terbukti meningkatkan nilai belajar dan kerja antar kelompok membuahkan hasil mencapai KKM yang diinginkan.
| PS1244REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain