Text
SKRIPSI - PENERAPAN METODE KARYA WISATA (FIELD-TRIP) DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM POKOK BAHASAN PERILAKU TERPUJI KOMPETENSI DASAR MENAMPILKAN PERILAKU PENYAYANG TERHADAP LINGKUNGAN KELAS III SDN 02 PULOSARI KECAMATAN PULOSARI KABUPATEN PEMALANG TAHUN PELAJARAN2011/2012
ABSTRAK
Muafifah, NIM: 3100425, Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang, Penerapan Metode Karya Wisata (Field trip) Dalam Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pokok Bahasan Perilaku Terpuji Kompetensi Dasar Menampilkan Perilaku Penyayang Terhadap Lingkungan Kelas III DI Sekolah Dasar Negeri 02 Pulosari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang Tahun Pelajaran 2011/2012"
Latar belakang masalah penelitian ini adalah lemahnya keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 02 Pulosari di sebabkan karena selama ini model pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang sering dipakai masih menggunakan metode klasikal (ceramah). Hal ini berdampak pada keegganan siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran sehingga menimbulkan lemahnya keaktifan dan prestasi belajar siswa.
Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan tujuan sebagai upaya meningaktkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam pokok bahasan perilaku terpuji kompetensi dasar mencintai dan sayang lingkungan hidup melalui metode karya wisata (Field-trip). Pertanyaan pertama yang ingin dijawab melalui penelitian tindakan kelas ini adalah: Bagaimana penerapan metode karya wisata (field-trip) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam pokok bahasan perilaku terpuji kelas III Semester II di Sekolah Dasar Negeri 02 Pulosari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang Tahun 2011/2012 dengan jumlah peserta didik 33 anak terdiri dari 13 anak perempuan dan 20 anak laki-laki.
Adpaun temuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut pembelajaran Pendidikan Agama Islam pokok bahasan perilaku terpuji kompetensi dasar mencintai dan sayang lingkungan hidup pada kelas III Sekolah Dasar Negeri 02 Pulosari semester II tahun pelajaran 2011/2012 dapat mencapai hasil yang memuaskan, hal ini dapat dilihat dari hasil pra siklus yang masih rendah 33 anak dengan rata-rata nilai mencapai 68,90 dan prosentase ketuntasan hanya 39,39% kemudian pada siklus I rata-rata nilai mencapai 74,24 dan ketuntasan 67,00% dan pada siklus II rata-rata berhasil mencapai 85,75 dan ketuntasan mencapai 94%. Penerapan metode ini juga mampu meningaktkan pemahaman dan sikap peserta didik terhadap pentingnya perilaku terpuji kompetensi dasar mencintai dan sayang lingkungan hidup dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Dari hasil penelitian tersebut maka penggunaan metode pembelajaran karya wisata mampu meningkatkan pembelajaran dengan sangat signifikan.
Mengacu pada temuan tersebut, maka peneliti merekomendasikan adanya peningkatan pembelajaran pada mata pelajaran lain dapat dilakukan melalui metode karya wisata (field-trip).
| PS1278REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain