Text
SKRIPSI - PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG IBADAH SHALAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JIQSAW PADA SISWA KELAS V SDN 02 TASIKREJO ULUJAMI PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012
ABSTRAK
Mei Migunani/NIM 3100179. Peningkatan Pemahaman Tentang Ibadah Sholat Melalui Model Pembelajaran Jiqsan Pada Siswa Kelas V SDN 02 Tasikrejo Ulujami Pemalang Tahun Pelajaran 2011/2012
Dalam penelitian ini dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif. sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Dalam penelitian ini mengunakan bentuk guru sebagai peneliti, dimana sangat berperan sekali dalam proses penelitian tindakan kelas. Dalam bentuk ini, tujuan utama penelitian kelas ialah untuk meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas. Dalam kegiatan ini, guru terlibat kangsung secara pebuh dalam proses perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Kehadiran pihak lain dalam penelitian ini perananya tidak dominan dan sangat kecil
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum PTK dilaksanakan siswa SDN 2 Tasikrejo Ulujami Pemalang selalu mendapatkan nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sehingga hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam mengikuti mata pelajaran PAI berikutnya. Karena pada dasarnya al-quran merupakan dasar seseorang untuk dapat memahami ibadah sholat dengan baik dan benar Keadaan ini dapat diketahui setelah dilakukan tahap pra siklus. Rata-rata prestasi belajar siswa pada pembelajaran ibadah sholat adalah 60,00 Rata-rata tersebut masih belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang ditentukan. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mempelajari shalat. Berdasarkan identifikasi awal diketahui bahwa rendahnya prestasi belajar pemahaman ibadah sholat disebabkan karena rendahnya penguasaan para siswa terhadap materi shalat dan rendahnya partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar. Para siswa sering salah membaca bacaan dalam praktek ibadah sholat.
Setelah dilakukan tindakan, pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 70,00 Dimana terdapat 9 siswa yang belum tuntas sehingga secara klasikal keberhasilan siswa adalah 78%. Pada siklus 1 terdapat peningkatan yang cukup pesat, tetapi masih perlu dilakukan perbaikan. Karena yang diharapkan adalah setidaknya prosentase keberhasilan secara klasikal adalah >85%. Sehingga perlu dilakukan siklus II. Pada siklus Il diperoleh nilai rata-rata 73.75 Dimana masih terdapat 8 siswa yang belum tuntas sehingga secara klasikal prosentase keberhasilan siswa adalah 80% Pada siklus 11 terdapat peningkatan walaupun tidak terlalu banyak Pada siklus II masih belum mencapai keberhasilan secara klasikal > 85% sehingga perlu dilakukan siklus III. Pada siklus III diperoleh nilai rata-rata 77,50
Ada peningkatan sebagaimana data siklus III diperoleh nilai rata-rata 77,50. Dimana hanya 4 siswa yang belum tuntas sehingga secara kklasikal prosentase keberhasilan siswa adalah 90%. Pada siklus ini sudah sesuai yang diharapkan yaitu mencapai prosentase keberhasilan klasikal >85%. Walaupun masih terdapat 4 siswa yang belum tuntas, dikemudian hari perlu diadakan remedial test bagi siswa tersebut.
| PS1327REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain