Text
SKRIPSI - PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN METODE TILAWATI PADA SANTRI TPQ AL-ITTIHAD KEDUNGBANTENG KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2020/2021
ABSTRAK
Akhmad Khairul Fatihin, 2021, Pembelajaran Membaca Al Qur'an dengan Metode Tilawan Pada Santri 1PQ at-lihad Kedung Banteng Kab Tegal Tahun Pelajaran 2020/2021 Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang, pembimbing Hafiedh Hasan, M.M Pembimbing II Asrul Faruq, M.Pd 1
Mempelajari Al-Qur'an bagi setiap umat Islam merupakan suatu kewajiban Langkah pertama untuk mempelajari Al-Qur'an adalah belajar membaca Karena sescorang yang dapat membaca tulisan maka langkah selanjutnya seseorang dapat menulis dan dengan membaca orang hafal dengan abjad huruf-huruf dasar, Membaca Al-Qur'an tidak lepas dari istilah Afurotal Salah satu metode pembelajaran membaca al Qur'an yaitu dengan metode Tilawatt Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan metode Tilawat faktor pendukung dan penghambat dalam Penerapan metode Tilawati pada Pembelajaran Membaca Al-Qur'an Santri TPQ Al-Ittihad Kedungbanteng Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data utama adalah para guru, Murid, kepala Madrasah, dan wali murid, sedangkan Sumber data sekunder adalah dokumentasi TPQ Al-Ittihad Kedung banteng Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi
Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa Penerapan metode pembelajaran Tilawati ini dilaksanakan dengan 3 tahap yakni, kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup Pada kegiatan awal, dimulai dengan salam dan berdoa serta pemberian motivasi kepada siswa agar semangat dalam belajar dan dapat fokus pada pembelajaran Pada kegiatan inti, guru menggunakan dua pendekatan yakni pendekatan klasikal dan pendekatan individual Kegiatan terakhir adalah kegiatan penutup, Tiga kegiatan yang dilakukan dalam pembelajaran Tilawati ini sudah sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran yang terdapat dalam buku strategi pembelajaran Al-Qur'an metode Tilawati Cara yang dilakukan oleh guru juga sesuai dengan yang dijelaskan dalam buku panduan Tilawati, yaitu pembelajaran dilakukan dengan cara klasikal dan individual.
Adapun faktor Pendukung dalam penerapan metode ini adalah Waktu belajar yang intensif, yaitu dari hari senin, selasa, rabu dan kamis dengan alokasi waktu 30 menit membuat siswa dapat memahami bacaan huruf dengan cepat dan tepat, serta adanya kerjasama yang baik antar guru membuat kegiatan ini berjalan lancar Sedangkan Faktor penghambatnya adalah Kurangnya kesepemahaman antar guru menjadikan kurang efektif, serta kurang fahamnya orangtua siswa tentang metode Tilawati yang membuat siswa belum dapat belajar dengan baik di rumah, sehingga berdampak pada ketertinggalan di kelas.
Kata Kunci Metode Tilawati, Santri TPQ al-Ittihad Kedung Banteng Tegal
| PS1544REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain