Text
SKRIPSI - IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR'AN DENGAN METODE TALLAQI DI KELAS II SANTRI SALAFIYAH ULA PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR'AN MUTIARA SUNNAH PALEMBANG TAHUN PELAJARAN 2023/2024
ABSTRAK
Siti Zulaikah, 2024, (Implementasi Pembelajaran Tahfidz Al Qur'an Dengan Metode Talaqqi di Kelas II Santri Salafiyah Ula Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Mutiara Sunnah Palembang Tahun Pelajaran 2023/2024) Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Pemalang (INSIP)
Al Qur'an adalah kitab suci umat islam yang kemurniannya senantiasa dijaga oleh Allah subhanahu wata'ala. Membacanya bernilai ibadah dan mendapat pahala yang agung di sisi Allah. Salah satu cara Allah menjaga Al Qur'an adalah menjadikannya mudah dihafal oleh umat pilihannya. Menghafal Al Qur'an telah dilakukan oleh anak-anak kaum muslimin sejak usia dini. Banyak Lembaga Pendidikan Islam ataupun pesantren yang menjadikan menghafal Al Qur'an atau tahfidz Al Qur'an sebagai program unggulannya, di antaranya adalah Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Mutiara Sunnah Palembang. Penelitian ini diajukan untuk mengetahui implementasi pembelajaran tahfidz Al Qur'an dengan metode talaqqi di kelas II santri salafiyah ula PPTQ Mutiara Sunnah Palembang Tahun Pelajaran 2023/2024, Faktor pendukung dan Faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan yang menghasilkan data deskriptif yang berbentuk tulisan, dengan eknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam teknik analisis data penulis menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Pelaksanaan pembelajaran tahfidz dilakukan dengan menggunakan metode talaqqi individual, dimulai dengan salam pembuka, do'a, dan muroja'ah hafalan bersama, pada kegiatan inti santri maju satu persatu secara bergantian, guru membacakan ayat yang akan dihafal dan santri mengikutinya, kemudian menghafalkan ayat tersebut, setelah hafal santri maju kembali untuk menyetorkan hafalan ayat tersebut. Apabila lancar guru akan mentalqinkan ayat selanjutnya atau hafalan baru. Namun apabila belum lancar santri diminta untuk mengulang dan melancarkan kembali hafalannya pada pertemuan selanjutnya. 2. Faktor pendukung pembelajaran tahfidz Al Qur'an di kelas II antara lain guru yang professional, santri dengan kemampuan menghafal yang baik, peran aktif orang tua dan lingkungan sekolah yang mendukung. 3. Faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran tahfidz antara lain, santri yang lambat dalam menghafal, belum bisa membaca Al Qur'an, tidak fokus dalam belajar dan banyak bermain, serta orang tua yang pasif.
Kata kunci: Pembelajaran Tahfidz Al Qur'an, Metode Talaqqi.
| PI1652REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain