Text
SKRIPSI - KONSEP PENDIDIKAN IMAN DALAM KAJIAN FBE (FITRAH BASED EDUCATION) PEMIKIRAN HARRY SANTOSA
ABSTRAK
Murni, 2025, Konsep Pendidikan Iman dalam Kajian FBE (Fitrah Based Education) Pemikiran Harry Santosa, Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Pemalang (INSIP)
Anak adalah anugerah tak ternilai bagi orang tua. Karunia terindah pemberian Allah Yang Maha Rahman, sekaligus amanah besar yang dipikulkan di atas pundak-pundak orang tua agar tumbuh sesuai yang dikehendaki Sang Maha Pencipta. Sehingga dapat dikatakan bahwa pada hakikatnya bagian utama misi hidup orang tua adalah bagaimana mendidik anak agar tumbuh sesuai harapan yaitu menjadi generasi yang memiliki peran peradaban yang selaras dengan maksud kehidupan yang Allah kehendaki, yaitu untuk menjadi hamba Allah dan khalifah Allah di muka bumi. Menjadi generasi yang Shalih dan Mushlih bermanfaat bagi peradaban dengan sebaik-baik akhlak.
Sebagai landasan dalam mendidik anak, Al-Qur'an sebagai kurikulum Allah secara mendalam memberikan tuntunan melalui ayat-ayat Al-Qur'an yang di dalamnya menjelaskan bagaimana cara mendidik dan mempersiapkan anak-anak agar kelak siap untuk hidup dan mengarungi kehidupan di masyarakat. Mendidik secara fitrah merupakan landasan awal yang ditawarkan Al-Qur'an dalam mendidik anak. Karena dengan landasan fitrah anak memiliki potensi keimanan sejak dalam kandungan. Memulai dengan menumbuhkan fitrah keimanan merupakan pondasi awal bagi anak untuk mengembangkan berbagai potensi yang telah ditetapkan Allah bagi dirinya agar anak memiliki bekal yang kuat untuk hidup di masyarakat dengan menjalani misi sejatinya masing-masing.
Pendidikan berbasis fitrah dapat melahirkan anak-anak yang mempunyai konsep diri yang kuat dan jiwa yang siap untuk berkonstribusi bagi peradaban dengan optimis dan progresif menyongsong masa depan. Begitu banyak teori yang membahas tentang pendidikan berbasis fitrah, salah satunya teori pemikiran Harry Santosa. Oleh karena itu skripsi ini bertujuan untuk memaparkan konsep pendidikan keimanan menurut kajian Fitrah Based Education (FBE) yang diintegrasikan oleh Harry Santosa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu termasuk dalam penelitian kepustakaan karena menggali pemikiran tokoh melalui beberapa literatur yang mendukung, ditempuh dengan metode analisis isi yaitu mengkaji teks dan menganalisisnya untuk disajikan secara deskriptif untuk mendapatkan pemahaman makna sehingga dapat ditarik kesimpulan konsep pendidikan keimanan menurut perspektif FBE
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan keimanan perspektif FBE adalah model pendidikan yang bermula pada penumbuhan dan pengembangan fitrah keimanan, dibarengi dengan tujuh fitrah lainnya. Langkah untuk menumbuhkan dan mengembangkan fitrah keimanan menurut konsep FBE melalui empat tahapan yaitu fase pra latih/usia dini 0-2 dan 2-6 tahun, fase latih awal/pre aqilbaligh 1 (7-10 tahun), fase latih akhir/pre aqilbaligh II (10-14 tahun) dan fase post aqilbaligh >15 tahun. Setiap fase memiliki karakteristik yang berbeda sehingga metode yang diterapkan juga ada yang berbeda.
Kata Kunci: Fitrah, Keimanan, Pendidikan Berbasis Fitrah.
| PI1922REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain